![]() |
| CR: hvm |
Pernah tidak dari kita merasa kalau overthinking pelan-pelan membunuh diri, tau banget rasanya malam-malam ketika lampu di kamar tidur sudah mati, badan sudah lelah banget, sudah menutup mata, malah otak yang muter-muter kesana kemari.
Padahal apa yang dipikirkan belum tentu kejadian, kita memikirkan kesalahan-kesalah yang pernah terjadi di masa lalu, dan cemas untuk masa depan yang masih gelap, sampai akhirnya dada terasa sesak, lambung pun juga tidak enak.
Hampir banyak dari kita yang baca postingan ini mengalami hal yang serupa, ingat kita tidak sendirian, dan yang paling penting kita bisa keluar dari hal itu, dan kali ini akan dibeda intisari dari buku-buku soal menghentika ovt ini, salah satu konsep dari buku Stop Overthinking karya Nick Trenton.
- Pisahkan diri kita dari pikiran kita sendiri.
Ini termasuk pondasinya, kita harus sadar betul bahwa kita bukanlah pikiran kita, pikiran itu cuma rentetan data, memori, dan ansumsi yang kebetulan lewat dikepala, bukan identitas kita, bayangkan pikiran kita itu kayak awan di langit dan kita adalah langitnya.
Ibarat awan tadi kita menganggap setiap ketakutan yang muncul di kepala kita adalah kenyataan mutlak, mulai sekarang kita ambil langkah mundur dan mengambil jarak. Untuk tips ini kita butuh latihan setiap kali mulai tenggelam dalam pikiran maka katakan dalam hati aku sedang mengalami pikiran bahwa aku akan gagal, bukan berarti kita akan gagal beneran, dengan cara itu otomatis kita memberi jarak aman antara diri sendiri, latih pikiran itu setiap pikiran kotor itu masuk agar tidak kejebak ovt yang berlebihan ini.
- Terapkan aturan 5 menit.
Overthinking itu sifatnya kayak parasit, kalau kita biarkan dia hidup di kepala kita tanpa batas waktu, dia akan menyedot habis energi mental dan fisik kita seharian. Otak cowok itu pada dasarnya didesain untuk memecahkan masalah, dan masalahnya kadang kita mencoba memecahkan maslah yang tidak ada jalan keluarnya.
Makanya adanya tips ke 2 ini, kita boleh merasa khawatir, kita juga boleh memikirkan skenario terburuk itu hal yang manusiawi, tapi kita punya waktu maksimal 5 menit setelah itu potong siklusnya agar tidak kelamaan, dan katakan waktu khawatir sudah habis dan lanjutkan bergerak dan lanjutkan aktifitas yang lain. - Garis tegas antara kendali dan pasrah.
Kalau kita mau jujur, banyak dari penderitaan kita datang karena kita mencoba keras mengendalikan hal-hal yang sebenarnya ada di luar kuasa kita, kita bisa memikirkan bagaimana pendapat orang lain tentang kita, kita memikirkan apakah pekerjaan ini bisa memperbagus perusahaan bos kita sekarang.
Dan kita memikirkan masa lalu yang sudah kejadian dan tidak mungkin bisa diubah, dan itu semua diluar kendali kita, dan kalau dipikirkan terus menerus itu bisa bikin kita gila. Caranya kita harus tarik nafas panjang dan bilang dalam hati ini bukan urusanku, biar Yang Maha Kuasa mengatur-Nya dan alihkan energi kita ke hal lain. - Bunuh analisis paralisis dengan tenggat waktu.
Kita pasti pernah mengalami ini, kita mau mengambil keputusan tapi ujung-ujungnya kita mikir terlalu panjang, menimbang semua benar dan salah atau pro dan kontra sampai otak kita ngebul, dan akhirnya kita tidak melakukan apa-apa.
Nah itu yang dinamakan analisis paralisis, kita sibuk mencari keputusan yang paling sempurna tanpa cacat, padahal di dunia nyata, tidak ada keputusan yang seratus persen, intinya kita harus mengambil keputusan yang cukup baik tapi segera dieksekusi hari ini, daripada keputusan yang sempurna tapi baru kita ambil tahun depan. - Ganti "bagaimana kalau?" menjadi "lalu kenapa?"
Penyakit utama dari ovt adalah otak kita yang terus menerus tanya, seperti bagaimana kalau bisnis ini gagal?, bagaimana kalau dia menolak kita?. pertanyaan beruntun ini akan terus beranak pinak di kepala sampai kita merasa di dunia seakan mau kiamat.
Cara ini biar kita mematahkan siklus itu dengan mengubah pertanyaan menjadi sebuah tantangan baru "lalu kenapa?" anggap saja dia menolak kita, hadapi itu ganti dengan lalu kenapa? ya mungkin saja kita harus lebih dari yang sekarang ini bisa dari segi value, penampilan dan isi dompet. - Tarik diri ke saat ini.
Coba kita sadari satu hal ini, overthinking selalu hidup di dua tempat yang tidak nyata, masalalu yang penuh dengan penyesalan, atau masa depan yang belum tentu itu. Overthinking tidak pernah bisa hidup di masa sekarang.
Dengan tips ke 6 ini kita untuk kembali ditarik ketitik saat ini, detik ini, dan ditempat saat ini juga, saat kita benar-benar fokus pada apa yang ada di depan mata kecemasan itu pelan-pelan akan mati kelaparan karena kita tidak beri dia makanannya. - Bersihkan racun dopamin.
Coba kita perhatikan siklus kita sendiri, kapan kita biasanya paling sering jatuh ke jurang ovt tadi?, ada banyak contoh itu terjadi saat sedang asik scrol sosmed, bisa melihat pencapaian orang lain, lihat saldo orang lain, merasa tertinggal, atau melihat konten-konten yang memicu rasa tidak aman.
Otak yang kelebihan beban oleh informasi murahan dan dopamin instan akan jauh lebih rentan mengalami korsleting dan berujung ovt, cara membersihkan ovt dengan cara ini mengambil kendali penuh atas apa yang masuk ke kepala kita, tidak bisa berharap punya pikiran yang jernih kalau terus-terusan memberinya makanan sampah seperti visual caranya 1 jam setelah dan sebelum tidur jangan pegang handphone bisa dengan cara bersyukur, berdoa, beribadah, olahraga, mandi dan aktifitas baik lainnya. - Benteng fisik adalah benteng mental.
Ini krusial banget ya tapi sering banget diremehkan sama banyak cowok, kita sering mencoba menyelesaikan masalah mental dengan berpikir lebih keras, padahal pikiran kita sendiri lagi bermasalah.
Ibaratnya kita mau memperbaiki mesin mobil yang rusak pakai alat yang juga tidak memadai, kita harus sadar bahwa kesehatan mental itu terikat erat, tidak bisa dipisahkan, dengan kesehatan fisik, intinya dari fisik dan mental itu saling bersinambungan.

Comments